Samarinda – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SR) 24 Samarinda sediakan rumah baru dengan pola asuh dan adaptif. Pola asuh tersebut akan diterapkan secara intensif pada seratus siswa prasejahtera jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas.
Mengonfirmasi hal tersebut, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 24 Samarinda, Hasyim menuturkan, dengan sistem asrama penuh, sekolah ini memperioritaskan kenyamanan serta kesiapan mental siswa.
Siswa-siswa tersebut berasal dari berbagai latar belakang keluarga dengan tantangan ekonomi, sehingga dapat merasa aman dan nyaman di lingkungan yang baru.
“Yang ingin kami bentuk pertama kali adalah tidak asing dulu dengan lingkungannya,” paparnya.
Demi mencapai hal tersebut, pihaknya akan menerapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang lebih panjang. Bagi Hasyim, masa rintisan tersebut krusial untuk membantu fondasi psikologis.
“Jadi di tiga bulan ini akan fokus persiapan dulu.”
Lebih lanjut, mengenai kebutuhan, seluruhnya ditanggung oleh pemerintah. Fasilitas tersebut antara lain makan tiga kali sehari, makanan ringan dua kali seminggu, serta delapan seragam gratis.
Berita ini disadur dari Antara Kaltim
(mlt)