Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda mendorong Dinas Perdagangan (Disdag) untuk tidak hanya mengandalkan intervensi sesaat dalam merespons lonjakan harga kebutuhan pokok, tetapi juga menyusun strategi jangka panjang yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, mengapresiasi respons cepat Disdag dalam menghadapi gejolak harga, terutama melalui program pasar murah saat harga bahan pokok melonjak.
“Biasanya mereka cukup cepat bergerak ketika ada lonjakan harga beras atau minyak goreng, mereka langsung menggelar operasi pasar atau pasar murah. Ini patut diapresiasi,” ujar Rusdi, baru-baru ini.
Meski demikian, Rusdi menilai langkah cepat tersebut perlu dilengkapi dengan evaluasi menyeluruh agar kebijakan yang dijalankan benar-benar berdampak dalam jangka panjang.
“Evaluasi tetap diperlukan agar penanganan inflasi bisa lebih optimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa Disdag memiliki bidang khusus yang menangani fluktuasi harga dan inflasi, serta aktif menjalin koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha untuk menjaga kestabilan harga pasar.
“Soal upaya pengendalian inflasi, kami menilai dinas perdagangan sejauh ini telah menjalankan fungsinya dengan baik dalam menjaga kestabilan harga di pasar,” tuturnya.
(Adv DPRD Samarinda)





