Nasional – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengusulkan anggaran senilai Rp16,13 triliun pada tahun 2026 mendatang. Dana tersebut akan dialokasikan untuk membangun perkantoran dan hunian lembaga legislatif dan yudikatif.
Jumlah yang diajukan di luar dari anggaran yang telah ditetapkan, yakni senilai Rp5,05 triliun. Sehingga jumlah anggaran tahun 2026 menjadi Rp21,1 triliun.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (8/7/2025) lalu, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyebut usulan disampaikan melalui surat.
“Kami membutuhkan anggaran dari Rp5,05 triliun ditambahkan Rp16,13 triliun.”
Selain itu, pihaknya menegaskan, kebutuhan anggaran telah disetujui oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebesar Rp48,8 triliun hingga 2028.
Berita ini dilansir dari Tribun Kaltim.
(mlt)





