Nasional – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf meminta maaf pada publik atas kekhilafannya menghadirkan akademisi berlatar belakang zionis Israel pada Pengenalan Akademik Program Pascasarjana (PSAU) Sabtu (23/8/2025).
Peter Berkowitz yang berlatar belakang zionis Israel, diundang dalam PSAU sebagai pembicara. Sebelum itu, ia juga menjadi naraumber dalam Akademi Kepemimpinan Nasional NU.
Apalagi, Berkowitz dikenal memiliki pandangan yang mendukung Israel dalam tulisannya. Selain itu, Yahya sebagai ketua Wali Amanat Universitas Negeri Indonesia (MWA UI) meminta maaf atas kekeliruannya.
“Hal ini terjadi semata-mata karena kekurangcermatan saya dalam melakukan seleksi dan mengundang narasumber.”
Ia juga menjelaskan, pandangannya dan PBNU tidak berubah terkait Palestina. Mereka memberikan dukungan terhadap bangsa Palestina untuk memiliki negara merdeka serta berdaulat.
PBNU juga mengecam dengan tegas tindakan kekerasan dan serangan brutal yang kini terjadi di Gaza.
“Saya mengutuk tindakan genocida yang brutal oleh Pemerintah Israel di Gaza.”
Berita ini dilansir dari Harian Disway
(mlt)





