Samarinda – Pengelolaan lahan pemakaman memerlukan strategi matang agar fasilitas publik tetap aman dan berfungsi optimal. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, terkait kondisi TPU Damanhuri.
Ronal menegaskan bahwa pengelolaan TPU tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) bertanggung jawab memastikan kondisi lahan tetap aman. Inventarisasi dan pengawasan rutin dianggap penting agar kejadian serupa tidak terulang.
“Harapannya ada kepedulian serius dari pemerintah kota melalui dinas terkait,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).
Ronal menambahkan, pengelolaan TPU harus mencakup perencanaan lahan, pemantauan kondisi tanah, dan penerapan sistem mitigasi risiko bencana. Strategi ini menjadi kunci agar fasilitas publik tetap berfungsi optimal.
Ia juga menekankan bahwa pendekatan sistematis akan menjaga TPU tetap aman, sekaligus tidak mengganggu aktivitas ziarah dan pemeliharaan makam.
“TPU Damanhuri diharapkan bisa tetap terjaga fungsinya sebagai fasilitas publik yang aman, nyaman, dan bermakna bagi warga Samarinda,” tutupnya.
Adv DPRD Samarinda





