Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menetapkan bahwa proses Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun ajaran 2025 pada jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama telah ditutup.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengaku menerima laporan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan tim pengawas SPMB.
Tim tersebut menyatakan proses seleksi tahap pertama berjalan lancar. Meski begitu, Andi Harun mengatakan terhadap kuota siswa di sekolah yang belum terpenuhi.
Pihaknya menegaskan, sisa daya tampung akan tetap berpegang pada prinsip integritas dan transparansi tanpa memberi ruang untuk praktik curang.
Total daya tampung di Sekolah Dasar berjumlah 12.118 siswa dengan jumlah diterima 9.886. Kuota siswa yang tersisa sebanyak 2.322 kursi. Sementara jumlah daya tampung jenjang Sekolah Menengah Pertama sejumlah 10.004 siswa dengan menyisakan kuota 962 siswa.
“Kita akan membahas lagi tentang sisa kuota ini,” jelas Andi.
Lebih lanjut, Andi menyebut, tim akan menyusun teknis baru terkait sisa kuota tersebut. Yang jelas, kata Andi, tidak ada gelombang kedua.
“Ini hanya sebatas pada kita akan penuhi sisa kuota yang masih tersisa.”
Berita ini dilansir dari Tribun Kaltim
(mlt)





