Nasional – Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa angka pengangguran nasional menurun ke level yang lebih rendah. Hal ini ia sampaikan dalam pidato politik Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (15/8/2025).
Selain itu, ia juga menjelaskan langkah-langkah pemerintah dalam membantu memakmurkan masyarakat. Langkah tersebut antara lain, melakukan pembentukan Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Menurutnya, pembentukan tersebut bertujuan mempercepat investasi serta hilirisasi sumber daya alam. Selain itu juga bidang-bidang strategis lain.
“Hari ini tingkat pengangguran nasional berhasil turun ke level terendah sejak krisis 1998.”
Sementara itu, data Trading Economics menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 4,76 persen di Maret 2025. Angka ini setara 7,28 juta orang.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah pengangguran terbanyak di Asia Tenggara.
Meski angka presentase menunjukkan penurunan, jumlah pengangguran di Indonesia terbilang jauh lebih tinggi apabila dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan.
Berita ini dilansir dari Tirto.id
(mlt)
