Nasional – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sufmi Dasco Adhmad mengatakan bahwa pimpinan DPR tidak menemui para massa aksi sebab kondisi di lapangan yang tidak kondusif.
Dasco beralasan, sebenarnya pimpinan DPR ingin menemui peserta aksi pada masa itu. Namun, ia melihat bahwa situasi yang tidak kondusif dan merasa ada yang menunggangi aksi tersebut.
“Kami juga ingin keluar untuk menerima seperti pada hari ini.”
Namun, ia mengatakan bahwa aksi sebelumnya tidak murni pengunjuk rasa, melainkan terdapat penumpang gelap yang tentu menciptakan kondisi yang tidak kondusif.
“Sebetulnya setiap aspirasi di DPR itu biasanya di komisi-komisi selalu ada rapat dengar pendapat.”
Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dilakukan untuk mendengar aspirasi masyarakat maupun mahasiswa. Misalnya pada KUHAP yang hingga kini belum rampung.
“KUHAP itu sampai sekarang belum selesai karena memang masih terus menerima aspirasi dari publik.”
Berita ini dilansir dari tirto.id
(mlt)
