Samarinda – Lonjakan kasus campak di Indonesia kembali menjadi perhatian. DPRD Kota Samarinda menekankan bahwa vaksinasi sejak dini merupakan langkah paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit menular berbahaya tersebut.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menegaskan bahwa imunisasi tidak boleh diabaikan.
“Vaksinasi wajib diberikan sejak usia 9 bulan, kalau sejak awal anak tidak lengkap vaksinasinya, risiko terserang penyakit berbahaya semakin besar,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Ia menjelaskan, campak dapat menimbulkan gejala ringan hingga komplikasi serius yang mengancam jiwa.
“Tergantung dari daya tahan anak itu sendiri,” ucapnya.
Menurutnya, penularan campak berlangsung cepat dan agresif sehingga perlu kewaspadaan tinggi.
“Memang bahaya campak lebih cepat penyerangan penyakitnya daripada yang lainnya, cuma memang kalau campak ini kan kita sudah diantisipasi,” jelasnya.
Karena itu, Sri Puji mengimbau para orang tua untuk memastikan anak mereka mendapatkan vaksin lengkap.
“Kalau memang masih ada yang terjangkit, kemungkinan belum mendapat vaksin. Jadi perlu meningkatkan kesadaran agar penyebaran tidak terjadi,” pungkasnya.
Adv DPRD Samarinda
