Home Advertorial Minim Kajian Geologi, Abdul Rohim Nilai Perencanaan Terowongan Belum Matang

Minim Kajian Geologi, Abdul Rohim Nilai Perencanaan Terowongan Belum Matang

0
Terowongan Selili

Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyebut perencanaan proyek Terowongan Selili tidak dilakukan secara matang, sehingga menimbulkan sejumlah persoalan teknis di lapangan, termasuk kejadian longsor di area inlet yang belum juga terselesaikan hingga kini.

Ia mengatakan, kontraktor tidak melakukan kajian yang menyeluruh saat menyusun dokumen perencanaan atau Detail Engineering Design (DED).

Salah satu hal yang paling disoroti adalah minimnya pengambilan sampel geologi yang seharusnya menjadi dasar dalam merancang struktur konstruksi.

“Pengambilan sampling terkait dengan kondisi geologis dan lain sebagainya itu hanya terbatas pada area kerja. Tapi di area kerja itu juga pengambilan samplingnya tidak memadai,” ujar Rohim, Senin (14/07/2025).

Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa penyusunan DED tidak didasarkan pada data teknis yang lengkap. Akibatnya, ketika pelaksanaan dimulai, muncul persoalan-persoalan yang sebelumnya tidak diprediksi oleh pihak kontraktor.

“Kalau dia profesional, mestinya berdasarkan pengalaman di beberapa tempat, dia mengambil sampel yang cukup memadai untuk bisa memprofiling kondisi geologi, tanah, dan segala macam yang ada di sana,” sambungnya.

Rohim menegaskan, jika pola perencanaan yang tidak matang ini terus dibiarkan, maka risiko kerugian anggaran akan terus berulang karena proyek tidak berjalan sesuai ekspektasi.

(Adv DPRD Samarinda)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version