Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menekankan pentingnya duduk bersama antara pedagang dan aparat penegak perda untuk mencari solusi terkait penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Tepian.
“Perlu ada duduk satu meja antara Satpol PP dan pelaku usaha supaya bisa dibicarakan dengan baik. Satu pihak menjalankan tugas, satu lagi mencari nafkah, dua-duanya harus difasilitasi,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Hal tersebut terkait penertiban PKL di sejumlah ruas jalan Kota Samarinda, salah satunya di Jalan Slamet Riyadi, di mana banyak pedagang berjualan di trotoar dan area yang bukan peruntukannya.
Helmi menilai langkah Satpol PP menjaga ketertiban dan kebersihan kota sudah tepat. Namun, ia menekankan agar penertiban dilakukan secara humanis, dengan dialog dan komunikasi yang baik antara aparat dan pedagang.
“Satpol PP menjalankan tugasnya untuk menjaga ketertiban dan kebersihan. Tapi para pelaku usaha juga punya alasan karena mereka ingin bertahan hidup,” tuturnya. (sn)
Adv DPRD Samarinda
