Samarinda – Dorongan untuk meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif kembali mencuat. Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menilai pemisahan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menjadi dua fungsi terpisah bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan potensi daerah.
Menurut Viktor, selama ini Disporapar memiliki beban kerja yang cukup besar karena menampung empat bidang sekaligus. Kondisi itu membuat kinerja dinas belum bisa maksimal dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Tepian.
“Supaya pemerintah konsentrasi untuk menghidupkan potensi pariwisata yang ada di Kota Samarinda,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Ia menyebut, jika pemerintah membentuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Pemuda dan Olahraga secara terpisah, maka setiap sektor akan memiliki ruang gerak yang lebih luas dan fokus dalam pelaksanaannya.
“Jika dipisah, saya yakin dan percaya Kota Samarinda bisa lebih fokus lagi menangani pariwisata sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Viktor menilai kebijakan itu juga akan berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan tata kelola yang lebih terarah, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat tumbuh menjadi salah satu pilar ekonomi baru bagi Samarinda.
“Ini juga sebagai salah satu pemasukan kita nanti ke depannya. Jika kita bisa mengelola pariwisata dan ekonomi kreatif kita tentu akan berdampak ke sektor lainnya,” pungkasnya. (adv)
Adv DPRD Samarinda
