Samarinda – Pembangunan 10 unit insenerator di sejumlah kecamatan di Kota Samarinda kini menunjukkan progres menggembirakan. Berdasarkan data terkini, pengerjaan proyek pengelolaan sampah tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan, pembangunan insenerator menjadi salah satu upaya penting pemerintah dalam menekan volume sampah yang mencapai lebih dari 600 ton per hari. DPRD, kata dia, akan terus memastikan prosesnya berjalan lancar hingga selesai.
“Untuk progres pembangunan 10 unit insenerator di beberapa kecamatan Samarinda sudah mencapai angka 80 persen. Harapannya, kalau sudah rampung bisa segera dioperasikan,” ujar Deni, Rabu (15/10/2025).
Meski hampir rampung, Deni menekankan bahwa pelaksanaan proyek harus tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku, agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menimbulkan persoalan baru ke depan.
“Artinya pembangunan insenerator yang saat ini sedang berjalan harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Ini yang kami tekankan kepada instansi terkait,” jelasnya.
Sebelumnya, DPRD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda juga telah melakukan pertemuan untuk membahas perkembangan proyek serta strategi pengawasan. Hal ini dilakukan agar penggunaan anggaran tahun 2025 bisa maksimal sebelum masa berakhir. (sn)
Adv DPRD Samarinda
