
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur helat Kirab Budaya dalam rangka pelaksanaan East Borneo Internasional Folklore Festival (EBIFF) 2025 di Kantor Gubernur Kaltim pada Jumat (25/7/2025).
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan, festival ini penting bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Samarinda sebab mendukung pelestarian budaya.
“Penting untuk pengembangan kebudayaan dan seni negara kita, tak terkecuali budaya di Kaltim.”
Baginya, budaya Indonesia sangat beragam serta menarik. Belum lagi, adanya perwakilan negara Asia dan Eropa yang turut unjuk penampilan.
“Bentuk Bhinek Tunggal Ika kita terhadap bangsa ini,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya berharap festival ini dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat dan turut serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Ajang ini digelar selama enam hari, terhitung sejak 24 Juli 2025. Enam negara yang berpartisipasi antara lain, India, Korea Selatan, Romania, Rusia, dan Polandia.
Sementara lima provinsi yang terlibat, yakni Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara.
Berita ini dilansir dari Setda Kaltimprov
(mlt)